fans sejati itu selalu ingin yang terbaik untuk klub yang dicintainya....
"Some people believe football is a matter of life and death, I am very disappointed with that attitude. I can assure you it is much, much more important than that." -BillShankly-
Selasa, 26 Juni 2012
fans
yang namanya fans sejati itu memang seperti apa? kenapa seenaknya menjudge orang fans karbitan? hanya karena gue bilang.. "italy pantas menang, inggris bermain buruk" gue fans karbit? jujur sdih bgt denger seorang liverpudlian yang udah gue anggep sodara ngomong gitu ke gue. padahal itu bukan liverpool tapi itu dan hendersontimnas inggris!!!! memang ditimnas inggris itu ada 6 pemain liverpool. gerrard, kelly, johnson, downing dan henderson. tapi apakah gue harus bilang penampilan timnas itu bagus? padahal semua orang tau bahwa timnas inggris bermain sangat buruk melawan italy. apa karena gue bilang penampilan inggris buruk itu berarti gue ngejek timnas inggris atau para pemain lfc? ENGGA!!!! GUE BILANG GITU KARENA GUE GA MAU JADI FANS YANG BUTA!!! GA MAU JADI FANS YANG MUNA!!!!
Jumat, 08 Juni 2012
qwertyui
am i very cheap? am i very bad to be a girl? till evryone cant believe me now?
i tryng to be good girl, but now no one to support me. one by one they're leave me alone...
i always think that how i can be a good girl... i always try but they're always think that am bad...
when evryone abuse me, makes fun of me i only smile. i never get angry....
evryone always talk bout myfault, but never talk when im right...
everything happens to me thats myfault.... i should never to tell evryone...
only here i can cry, only here.... now i really alone.. only Allah who will always with me.... i just can tell Allah what myfeel.. i just hope killua here also with me and make me smile again :))
keep smile and hide ur feels
i tryng to be good girl, but now no one to support me. one by one they're leave me alone...
i always think that how i can be a good girl... i always try but they're always think that am bad...
when evryone abuse me, makes fun of me i only smile. i never get angry....
evryone always talk bout myfault, but never talk when im right...
everything happens to me thats myfault.... i should never to tell evryone...
only here i can cry, only here.... now i really alone.. only Allah who will always with me.... i just can tell Allah what myfeel.. i just hope killua here also with me and make me smile again :))
keep smile and hide ur feels
Jumat, 01 Juni 2012
Investasi dan Penanaman Modal
Investasi dalam negeri
Investasi dalam negri adalah salah
satu cara untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dengan investasi dalam negr
terciptala jiwa wirausaha dan enterprainer dari masyrkat tersebut dengan
adalnya investasi dalam negri kebijakan yang harus di tempuh pemerintah
Indonesia guna untuk mencapai suatu tujuannnya
yaitu menjadikan masyrakat Indonesia sejahtera dengan perekonomian yang
ada saat ini ,
Persaingan dalam market yang terjadi
di Indonesia membuat investor mengalami
pasang surut dalam menjalankan usahanya atau yang di sebut juga investasi dalam
negri demi mencapai tujuan nnya maka
pemerintah inonesia melakukan bimbingan untuk investor dalam negri menanamkan modalnya dan arahan arahan gar
tidak terjadi permasalah dalam menjalankan setiap usahannya dari pengeluaran atau perbelanjaan
penanam-penanam modal untuk membeli barang-barang modal dan
perlengkapan-perlengkapan produksi
merupakan hal yang harus di miliki
.
Apabila hal itu semua dapat di miliki
maka investasi dalam negri indonesia kan tumbuh dan pertumbahan ekonomi negara
republic indonesia meningkat pembebanan pajak yang ringan atau pasar-pasar yang
semakin membuat permintaan agregat meningkat sementara output dan kesempatan
kerja tumbuh dengan cepat.Penggunaan
tenaga kerja penuh dapat dicapai dengan cara menaikkan jumlah investasi oleh
para pengusaha.
Investasi dalam negri ini
bertujuan juga untuk meningkatkan pendapatan suatu negara , mengurangi angka
pengangguran, meningkatkan taraf hidup masyrakat, sebagai penetu tingkat output
,input dan lowongan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan.
Investasi asing
Investasi asing langsung merupakan
partisipasi jangka panjang oleh suatu negara pada negara lain. Biasanya
melibatkan partisipasi dalam bidang manajemen, perusahaan patungan, transfer
teknologi, dan kunsultasi pakar. Ada tiga tipe dari investasi asing langsung:
investasi asing langsung ke dalam, investasi asing langsung ke luar, dan
"stock of foreign direct investment", yang merupakan jumlah kumulatif
dalam suatu periode. Investasi langsung tidak meliputi investasi melalui
pembelian saham
Penanaman modal
Peranan penanaman modal dalam
meningkatkan PNB (Pendapatan Nasional Bruto) itu sangat penting, karena
Indikator utama didalam PNB adalah untuk mengukur tingkat kesehatan ekonomi
suatu kawasan. Cara mengukurnya itu, yaitu menurut besarnya perubahan PNB itu
sendiri. Peningkatan PNB itu dapat dilakukan dengan berinvestasi/ penanaman
modal dalam negeri dan modal sendiri ataupun modal bersama. Maka dari itu
peranan penanaman modal sangat penting sekali dalam meningkatkan PNB, karena
penanaman modal dapat mempermudah jalannya fungsi PNB.
Penanaman modal atau investasi berperan dan
berpengaruh pada proses pembangunan dan pendapatan negara. Semakin tinggi
investasi yang akan kita berikan maka semakin meningkat pula pendapatan
nasional. Kedudukan Penanaman modal dalam negri yang terpenting adalah
pendapatan nasiona, karena dapat memanfaatkan kekayaan yang dimiliki oleh pihak
dari negara tersebut. Dapat juga bekerjasama dengan negara-negara satu sama
lainagar dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar, dengan menanamkan modal
pada negara yang bekerja sama dengan negara tersebut. Keuntungan dari hasil
penanaman modal dipergunakan untuk meningkatkan pendapatan nasional suatu
negara.
Perkembangan penanaman modal dalam negri akan
berkembang dan tumbuh menjadi lebih baik. Jika suatu negara dapat memanfaatkan
kekayaan alam yang mereka miliki dengan melakukan suatu bidang usaha yang dapat
meningkatkan pendapatan nasional suatu negara dengan cara penggabungan semua
faktor-faktor produksi. Prospek penanaman modal
dalam negri sebenernya bila pemerintah dan bagian-bagian yang mengurusi
tersebut dapat mengelolanya akan lebih baik dan berkembang penanaman modal
domestik dibandingkan penanaman modal asing.
Menurut Michael F. Todaro (1994)
terdapat dua kelompok pandangan mengenaimodal asing, yaitu ;
Pertama, Kelompok yang memandang
modal asing sebagai pengisi kesenjangan anatara persediaan tabungan, devisa,
penerimaan pemerintah, keterampilan manajerial, serta untuk mencapai tingkat
pertumbuhan.
Kedua, Kelompok yang menentang modal
asing dengan perusahaan multi nasionalnya. Mereka berpendapat bahwa modal asing
cenderung menurunkan tinhkat tabungan dan investasi domestik.
Berbagai penelitian- penelitian bahwa
arus bersih modal asing yang masuk ke
Indonesia, baik yang berupa modal asing dan hutang luar negri. Setelah semuanya
diperhitungan, maka menunjukkan nilai komulatifnegatif, bahkan modal asing ini
cenderung berdampak crowding out terhadap tabungan domestik. Dari
penelitian-penelitian tersebut juga menemukan bahwa sebenarnya tabungan
domestik lebih penting peranannya daripada modal asing, baik secara kuantitatif
maupun statistik dalam menentukan pertumbuhan ekonomi. Namun penanaman modal
asingbila dikelola dan dikontrol dengan baik oleh pemerintah, idealnya modal
asing dapat menunjang industrialisasi, membangun modal motherhead ekonomi dan
dapat menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.
Dan tentang Isu-Isu PMA (Penanaman
Modal Asing) yang masuk di Indonesia itu
benar terjadi/memang benar adanya. Puncaknya pada periode 80-an dan bahkan
telah mengalami akselerasi sejak tahun 1994.
SUMBER :
Kamis, 31 Mei 2012
Masalah Pokok Perekonomian Indonesia
Pengangguran
Pengangguran atau tuna karya adalah
istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja,
bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang
berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan
karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan
jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali
menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran,
produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat
menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Jenis dan macam
pengangguran
Berdasarkan jam kerja
·
Berdasarkan
jam kerja, pengangguran dikelompokkan menjadi 3 macam:
a. Pengangguran Terselubung
b. Setengah Menganggur (Under
Unemployment)
c. Pengangguran Terbuka (Open
Unemployment)
d. Berdasarkan penyebab terjadinya
·
Berdasarkan
penyebab terjadinya, pengangguran dikelompokkan menjadi 7 macam:
Pengangguran friksional (frictional
unemployment)
Pengangguran konjungtural (cycle
unemployment)
Pengangguran struktural (structural
unemployment)
Pengangguran musiman (seasonal
Unemployment)
Pengangguran siklikal
Pengangguran teknologi
Pengangguran siklus
Penyebab Pengangguran
Pengangguran umumnya disebabkan
karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan
yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam
perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan
masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan
masalah-masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung
dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang
dinyatakan dalam persen.
Ketiadaan pendapatan menyebabkan
penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya
tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga
dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan
keluarganya.
Tingkat pengangguran yang terlalu
tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan dan sosial sehingga
mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah
menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara.
Di negara-negara berkembang seperti
Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana
pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan
oleh lebih banyak orang.
Akibat pengangguran
·
Bagi
perekonomian negara
a. Penurunan pendapatan perkapita.
b. Penurunan pendapatan pemerintah yang
berasal dari sektor pajak.
c. Meningkatnya biaya sosial yang harus
dikeluarkan oleh pemerintah.
·
Bagi
masyarakat
a. Pengangguran merupakan beban
psikologis dan psikis.
b. Pengangguran dapat menghilangkan
keterampilan, karena tidak digunakan apabila tidak bekerja.
c. Pengangguran akan menimbulkan
ketidakstabilan sosial dan politik.
Inflasi
Inflasi adalah suatu peristiwa ekonomi ketika harga barang
barang umum naik secara bersamaan dan terus menerus. Inflasi juga menunjukan
gejala menurunnya nilai uang rupiah terhadap barang dan jasa.
Menurut penyebabnya, jenis jenis inflasi dapat dibedakan
menjadi ;
1) Inflasi tarikan permintaan ( demand
full inflation )
2) Inflasi dorongan biaya ( cost push
inflation )
3) Inflasi campuran ( mixed inflation )
Dampak inflasi
ü Meningkatkan kesenjangan ekonomi
ü Mengurangi daya saing barang export karena
harganya mahal
ü Meningkatkan kegiatan spekulatif
ü Menurunkan daya beli masyarakat
ü Menimbulkan ketidakpastian ekonomi
ü Mengurangi tingkat investasi
Masalah Pengangguran dan Inflasi
Ada empat faktor yang menentukan tingkat inflasi. Pertama,
uang yang beredar baik uang tunai maupun giro. Kedua, perbandingan antara
sektor moneter dan fisik barang yang tersedia. Ketiga, tingkat suku bunga bank juga
ikut mempengaruhi laju inflasi. Suku bunga di Indonesia termasuk lebih tinggi
dibandingkan negara di kawasan Asia. Keempat, tingkat inflasi ditentukan faktor
fisik prasarana. Melonjaknya inflasipun karena dipicu oleh kebijakan pemerintah
yang menarik subisidi sehingga harga listrik dan BBM meningkat. Kenaikan BBM
tersebut cukup memberatkan masyarakat lapisan bawah karena dapat menimbulkan
multiplier effect, mendorong kenaikan harga jenis barang lainnya yang dalam
proses produksi maupun distribusinya menggunakan BBM.
Tingginya angka inflasi selanjutnya akan menurunkan daya beli
masyarakat. Untuk bisa bertahan pada tingkat daya beli seperti sebelumnya, para
pekerja harus mendapatkan gaji paling tidak sebesar tingkat inflasi. Kalau
tidak, rakyat tidak lagi mampu membeli barang-barang yang diproduksi. Jika
barang-barang yang diproduksi tidak ada yang membeli maka akan banyak
perusahaan yang berkurang keuntungannya. Jika keuntungan perusahaan berkurang
maka perusahaan akan berusaha untuk mereduksi cost sebagai konsekuensi atas
berkurangnya keuntungan perusahaan. Hal inilah yang akan mendorong perusahaan
untuk mengurangi jumlah pekerja/buruhnya dengan mem-PHK para buruh. Salah satu
dari jalan keluar dari krisis ini adalah menstabilkan rupiah. Membaiknya nilai tukar
rupiah tidak hanya tergantung kepada money suplly dari IMF, tetapi juga
investor asing (global investment society) mengalirkan modalnya masuk ke
Indonesia (capital inflow). Karena hal inilah maka pengendalian laju inflasi
adalah penting dalam rangka mengendalikan angka pengangguran.
Sumber :
Buku detik detik ujian nasional ekonomi
kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah
·
Pada periode 1966-1969
Pemerintah lebih
memusatkan perhatian pada kebijakan mengenai proses perbaikan dan penghapusan
semua unsur dari peninggalan pemerintahan orde lama yang mengandung unsur
komunisme. Pada masa ini pemerintah berjuang untuk menekan tingkat inflasi yang
tinggi karena pemerintahan orde lama.
·
Pada periode pelita I
Perekonomiaan Indonesia sedang kurang baik,
dimana Indonesia sedang mengalami tinggkat pengangguran yang tinggi. Sementara
itu pemerintah menyempurnakan peraturan mengenai Tata Niaga bidang Eksport dan
Import yang mendevaluasi mata uang rupiah terhadap dollar. Keadaan ini
megakibatkan perekomonian kekurangan dana semetara itu perekonomian didesak
untuk mendapatkan dana yang besar untuk investasi agar menambah lapangan
pekerjaan.
·
Periode Pelita III
Pemerintah membuat kkebijakan
mengenai tata cara pelaksanaan eksport import dan lalu lintas devisa. Peraturan
ini membuat kemudahan dalam pajak terhadap komodoti eksport dan menerapkan
sistem devaluasi yaitu menurunkan nilai rupih terhadap dollar misalnya satu
dollar seharusnya 7500 menjadi 9500, pemerintah melakukkan itu semua dengan
harapan permintaan negara menjadi lebih banyak karena eksport meningkat dan
nilai imortmenjadi lebih mahal karena nilai rupiah terhadap dollar melemah.
·
Pada Periode Pelita IV
Pemerintah
menerapkan beberapa kebijakan diantaranya :
1.
kebijakan dalam meningkatkan eksport import non
migas hal tersebut diatur dalam kebijakan INPRES No. 4 Tahun 1985.
2.
Kebijakan dalam meningkatkan sektor swasta
bidang eksport dan bidang penanaman modal yang diatur dalam PAKEM 6 mei 1986.
3.
Kebijakan Devaluasi 1986 karena harga minyak
dunia jatuh sehingga penerimaan pemerintah menurun, untuk meningkatkan
penerimaan kembali pemerintah menerapkan sistem devaluasi mata uang rupiah
terhadap dollar asing.
4.
Kebijakan 25 oktober 1986 pemerintah membuat
Kebijakan mengenai Deregulasi perdagangan, moneter, dan penanaman modal dimana
bea masuk untuk komoditi bahan baku dan penolong diturunkan dari tarif normal,
serta penerapan kebijaksanaan penanaman modal.
5.
Kebijakan 15 Januari 1987 pemerintah membuat
Kebijakan mengenai peningkatan efisiensi, inovasi dan produktivitas eksport
pada sektor industri non migas.
6.
Kebijakan 24 Desember 1987 (PAKDES) dimana
pemerintah melakukan penataan ulang struktur bidang perekonomian.
7.
Kebijakan 27 Oktober 1988 pemerintah membuat
kebijakan deregulasi untuk meningkat dana yang dikumpulkan pasar modal untuk
pembangunan.
8.
Kebijakan 21 November 1988 (PAKNOV), Pemerintah
melakukan deregulasi dan debirokratisasi di bidang perdagangan dan hubungan
Laut.
9.
Kebijaksanaan 20 Desember 1988 (PAKDES),
memberikan keleluasaan bagi pasar modal dan perangkatnya untuk melakukan
aktivitas yang lebih produktif.
·
Pada Periode Pelita V
Pemerintah lebih memfokuskan
kepada pengawasan, pengendalian, dalam rangka menuju rencana pembangunan jangka
panjang tahap kedua.
B. Kebijakan
Moneter
Pemerintah
melakukan beberapa kebijakan dalam bidang moneter melalui pengaturan tingkat
suku bunga dan peredaran uang. Pemerintah melakukan kebijakan ini dengan
melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan yaitu Bank Indonesia.
Kebijakan
moneter yang diberlakukan oleh pemerintah memiliki tujuan antara lain :
ü
Mempertahankan stabilitas ekonomi
ü
Memoertahankan stabilitas harga
ü
Meningkatkan kesempatan kerja
ü
Dan memperbaiki neraca pembayaran
Macam
macam kebijakan moneter :
ü
Operasi pasar terbuka
ü
Politik diskonto
ü
Politik cadangan kas
ü
Kredit selektif
ü
Imbauan moral
ü
Devaluasi
ü
Revaluasi
c. kebijakan fiscal
cara untuk
mengatasi nya adalah sebagai berikut :
1.
Mengurangi
pengeluaran Negara
2.
Manaikan atau mengefektifkan tariff pajak
3.
Menghemat pengeluaran Negara
4.
Mengadakan pinjaman pemerintah
d. kebijakan fiscal
dan moneter luar negeri
Kebijakan sektor
luar negeri berhubungan dengan pengaturan pemerintah terhadap bea cukai import
dan eksport, Relasi dengan negara lain. Seperti pendapatan yang diperoleh
masyarakat luar negeri dari indonesia demikian sebaliknya.
Sumber:
buku detik detik
ujian nasional ekonomi
Senin, 28 Mei 2012
Kita dan Cinta
cinta itu apa
cinta itu bagaimana
cinta itu apa yang dirasa
cinta itu bahagia atau derita?
cinta itu mudah
cinta itu bagai angin
cinta itu listrik
cinta itu embun
cinta itu indah
cinta itu duka
cinta itu sebuah masalah
tapi cinta itu adalah anugerah
bunuh aku, wahai cinta
tusuk aku dengan segala keindahanmu
cekik aku dengan segala kerinduanmu
sekap aku dengan segala kepedihanmu
aku dirimu dan cinta
kamu diriku dan cinta
cinta? kenapa ada cinta?
karena cinta adalah kita.
Senin, 07 Mei 2012
Peran Sektor Luar Negeri Pada Perekonomian Indonesia
A. Perdagangan Antar Negara
Perdagangan
internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara
dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang
dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara
individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan
pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi
salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan
internasional telah terjadi selama ribuan tahun (lihat Jalur Sutra, Amber
Road), dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru
dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut
mendorong Industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran
perusahaan multinasional.
Beberapa alasan
mengapa suatu Negara memerlukan Negara lain dalam kehidupan ekonominya adalah :
1.
Pertama, tidak semua kebuthan masyarakatnya
dapat dipenuhi oleh komoditi yang dihasilkan di dalam negeri, sehingga untuk
memnuhi kebuthan tersebut, harus dilakukan impor dari Negara yang
memproduksinya.
2.
Karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasil
produksi dapat dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlu dicari pasar luar di
luar negeri
3.
Sebagai sarana untuk melakukan proses alih
teknologi. Dengan membeli produk asing suatu Negara dapat mempelajari bagaimana
produk tersebut dibuat dan dipasarkan, sehingga dalam jangka panjang dapat
melakyukan produksi untuk barang yang sama.
4.
Secara ekonomis dan matematis perdagangan antar
Negara dapat mendatangkan tambahan keuntungan dan efisiensi dari dilakukannya
tindakan spesialisi produksi dari Negara-negara yang memilki keuntungan mutlak
dan/ atau keuntungan berbanding.
Kebijaksanaan
pelita :
Titik Berat
Pelita I : Pembangunan bidang pertanian sesuai dengan tujuan untuk mengejar
keterbelakangan ekonomi melalui proses pembaharuan bidang pertanian, karena
mayoritas penduduk Indonesia masih hidup dari hasil pertanian.
Pelita II :
Dilaksanakan pada tanggal 1 April 1974 hingga 31 Maret 1979. Sasaran utamanya
adalah tersedianya pangan, sandang,perumahan, sarana dan prasarana,
mensejahterakan rakyat dan memperluas kesempatan kerja. Pelaksanaan Pelita II
cukup berhasil pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 7% per tahun. Pada awal
pemerintahan Orde Baru laju inflasi mencapai 60% dan pada akhir Pelita I laju
inflasi turun menjadi 47%. Selanjutnya pada tahun keempat Pelita II, inflasi
turun menjadi 9,5%.
Pelita III :
Pelita III pembangunan masih berdasarkan pada Trilogi Pembangunan dengan
penekanan lebih menonjol pada segi pemerataan yang dikenal dengan Delapan Jalur
Pemerataan, yaitu:
• Pemerataan
pemenuhan kebutuhan pokok rakyat, khususnya sandang, pangan, dan perumahan.
• Pemerataan
kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
• Pemerataan
pembagian pendapatan
• Pemerataan
kesempatan kerja
• Pemerataan
kesempatan berusaha
• Pemerataan
kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan
kaum perempuan
• Pemerataan
penyebaran pembagunan di seluruh wilayah tanah air
• Pemerataan
kesempatan memperoleh keadilan.
Pelita IV :
Titik beratnya adalah sektor pertanian menuju swasembada pangan dan
meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin industri sendiri. Terjadi
resesi pada awal tahun 1980 yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia.
Pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan moneter dan fiskal sehingga
kelangsungan pembangunan ekonomi dapat dipertahankan.
Pelita V : Titik
beratnya pada sektor pertanian dan industri. Indonesia memiki kondisi ekonomi
yang cukup baik dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6,8 % per tahun. Posisi
perdagangan luar negeri memperlihatkan gambaran yang menggembirakan.
Peningkatan ekspor lebih baik dibanding sebelumnya.
Pelita VI :
Titik beratnya masih pada pembangunan pada sektor ekonomi yang berkaitan dengan
industri dan pertanian serta pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya
manusia sebagai pendukungnya. Sektor ekonomi dipandang sebagai penggerak utama
pembangunan. Pada periode ini terjadi krisis moneter yang melanda negara-negara
Asia Tenggara termasuk Indonesia. Karena krisis moneter dan peristiwa politik
dalam negeri yang mengganggu perekonomian menyebabkan rezim Orde Baru runtuh.
B. Hambatan-hambatan perdagangan antar Negara
Meskipun setiap
negara menyadari bahwa perdagangan negaranya dengan Negara lain harus
terlaksana dengan baik, lancar, dan saling menguntungkan. Namun seringkali
Negara-negara tersebut ,ebuat suatu kebijaksanaan da;am sektor perdagangan luar
negeri yang justru menimbulkan hambatan dalam proses transaksi perdagangan luar
negeri.
Namun demikian,
dengan mulai dicetuskannya era perdagangan bebas, maka hambatan-hambatan yang
selama ini cukup mengelisahkan akan dicoba untuk dikurangi dan juka mungkin
dihapuskan. Adapun bentu-bentuk hambatan yang selama ini terjadi di antaranya :
a. Hamabatan Tarif
Tarif adalah
suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu
yang akan memasuki suatu Negara (komoditi import). Tariff sendiri ditentukan
dengan jumlah yang berbeda untuk masing-masing komoditi impor. Secara garis
besar bentuk penetapan tari ada dua jenis, yakni :
ö Tarif Ad-volarem
Yakni tarif yang
besar kecilnya ditetakan berdasarkan prosentase tertentu dari nilai komoditi
yang diimpor. Misalnya jika tarif untuk komoditi impor komponen mobil adalah
50%, maka jika ada komponen mobil masuk seharga $1000 maka tarifnya adalah
sebesar $ 500. Akibatnya harga komponen mobil tersebut sekarang menjadi $ 1500.
ö Tarif spesifik
Yaitu tarif yang
besar kecilnya didasarkan pada nilai yang tetap untuk setiap jumlah komoditi
import tertentu. Sebagai contoh, setiap komoditi import seberat 1 ton akan
dikenakan tariff senile $ 500. Jika kita bandingkan dengan jenis tariff yang
pertama maka terdapat perbedaan yang menyolok, yakni besarnya tariff akan sam
meskipin nilai komoditi yang diimpor tidak sama, karena 1 ton komoditi impor
tersebut bisa saja nilainya diimpor tidak sama, karena 1 tono komoditi impor
tersebut bisa saja nilainya $ 5000, yang jika digunakan tariff ad-volarem akan
dikenai tariff sebesar $ 2500 (lebih besar dari tariff spesifiknya yang hanya $
500). Ida dalam perekonomian Indonesia sendiri tarif masih menjadi salah satu
sumber pendapatan Negara dan sebagai alat proteksi industry dalam negeri yang
cukup ampuh, meskipun mulai dicoba untuk dikurangi serah dengan persiapan era
perdagangan bebas yang segera akan berlaku di tahun 2000-an.
Adapun pengaruh
dari adanya pengenaan tariff terhdapa komditi import adala sebagai berikut :
Þ Tidak adanya tarif menjdaikan komditi impor
yang masuk ke Indonesia menjadi bertambah banyak sehingga harganya turun
(menjadi lebih murah), akibatnya masyarakat lebih menyukai produk tersebut. hal
ini berakibat pada komditi dalam negeri dimana, sumbangan komoditi menjadi
turun.
Þ Kebijaksanaan tarif menjadikan keadaan pada
kesimpulan pertama menjadi lebih baik, hal ini dibuktikan dengan naiknya
produksi nasional yang dipergunakan menjadi lebih besar.
b. Hambatan Quota
Quota termasuk
jenis hambatan perdagangan luar negeri yang lazim dan sering diterapkan oleh
suatu Negara untuk emmabatasi masukkan komoditi impor ke negaranya. Quota
sendiri dapat diartikan sebagai tindakan pemerintah suatu Negara denvgan
menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke Negara
tersebut. seperti halnya tariff, tindakan quota ini tentu tidak akan
menyenangkan bagi Negara pengekspornya. Indonesia sendiri pernah menhadapi
kuota import yang diterapkan oleh system perkonomian Amerika.
c. Hambatan Dumping
Meskipun
karekteristiknya tidak seperti Tarif dan Quota, namun dumping sering menjadi
suatu masalah bagi suatu Negara dalam proses perdagangan luar negerinya,
seperti yang dialami baru-baru ini, dimana industry sepeda Indonesia dituduh
melakukan politik dumping. Dumping sendiri diartikan sebagai suatu tindakan
dalam menetapkan harga yang lebih murah di luar negeri disbanding harga di
dalam negeri untuk produk yang sama.
d. Hambatan embargo/sanksi ekonomi
Sejarah
mebuktikan bahwa suatu negra yang karena tindakannya dianggap melanggar hak
asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu Negara, akan
menerima/dikenakan sanksi ekonomi oleh Negara yang lain (PBB). Contoh yang
masih hangat di teling adalah kasusu intervensi Irak, kasusu libia dan masih banyak
lagi. Akibat dari hambatan yang terakhir ini biasanya lebih buruk dan meluas
bagi masyarakat yang terkena sanksi ekonomi dari pada akibat yang ditimbulkan
oleh hambatan-hambatan perdagangan lainnya.
C. Sebab-sebab Pemrtintah menerapkan Hambatan
Perdagangan
Banyak alasan
yang mendorong pemerintah menrapkan kebijaksanaan hambatan perdagangan
diantaranya adalah :
Tarif dan quota
disamping untuk meningkatkan pendapatan Negara dari sektor luar negeri,
dipergunakan untuk lebih menyeimbangakn keadaam maraca pembayaran yang masih
deficit. Dengan dikenakannya tariff dan quota pengeluaran untuk membeli komditi
impor menjadi berkurang sehingga dapat mengurangi pos pengeluaran dalam neraca
pembayarn
Tarif dan quota
diterapkan untuk melindungi industry dalam negeri yang masih dalam taraf
berkembang, dari serangan komditi-komoditi asing yang telah lebih dahulu
dewasa. Hal ini perlu dilakukan mengingat sering kali di Negara berkembang
masih banyak industry yang masih belum dapat berproduksi secara efisien sehingga
produk yang dihasilkan belum dapat bersaing dengan produk sejenis yang berasal
dari luar negeri. Untuk itulah tariff datau quota diterapkan. Dapat juga
kebijaksanaan ini diterapkan jika suatu Negara tidak memiliki persedaiaan
devisa yang cukup untuk melakukan impor sehingga pemerintah harus menghemat
desvisa tersebut.
Tarif dan quota
juga diterapkan untuk mempertahankan tingkat kemakmuran yang telah dirasakan
dan dinikmati oleh masyarakat suatu Negara.
Adapaun damping
jika terpaksa ditempuh digunakan memacu perkembangan ekspor lewat kenaikan
permintaan dikarenakan harga yang murah tersebut.
Sedangkan sanksi
ekonomi diterapkan lebih dikarenakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang
berkaitan dengan HAM, politik, terorosme dan kemanan intersnasional. Bagi
Negara yang terkena sanksi diharapkan dapat memperbaiki “sikap” dan
“tindakannya” bagi kepentingan Negara lain dan bagi dunia.
D. Neraca Pembayaran Luar Negeri Indonesia
Neraca
pemabayarn luar negeri Indonesia juga merupakan suatu bentuk pelaporan yang
sisitematis mengani segala transaksi ekonomi yang diakibatkan oleh adanya
kebijaksanaan dan kegiatan ekonomi di sektor luar negeri. Dengan demikian dalam
neraca ini juga terdapat pos yang merupakan arus dana masuk (umumnya ditandai
dengan +) dan pos yang merupakan arus dana keluar (ditandai dengan -)
Namun demikian
secara singkat pos-pos dalam neraca pembayaran luar negeri Indonesia tersebut
dapat dikelompokkan pos-pos dalam neraca luar negeri Indonesia tersebut dapat
dikelompokan ke dalam berikut ini :
ü
Neraca Perdagangan, yang merupakan kelompok
transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor barang,
baik migas maupun non-migas.
ü
Neraca Jasa, merupakan kelompok
transaski-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor impor di bidang jasa.
ü
berjalan, merupakan hasil penggabungan antara
neraca perdagangan dan neraca jasa. Jika lebih banyak pos arus kas masuknya
(ekspor) maka nilai neraca berjalan ini akan surplus, begitu pula sebaliknya.
ü
Neraca lalu-lintas modal, merupakan kelompok
pos-pos yang berkaitan dengan lalu-lintas modal pemerintah bersih (selisih
anatar pinjaman dan pelunasan hutang pokok) dan lalu-lintas modal swasta
bersih, berikut lalu-lintas modal bersih lainnya yang merupakan selisih
penerimaan penanaman modal asing dengan pembayaran BUMN.
ü
Seslisi yang belum diperhitungkan
ü
Neraca lalu lintas moneter, yang merupakan
kelompok pos-pos yang berkaitan dengan perubahan cadangan devisa
E. Peran Kurs Valuta Asing Dalam Perkonomian
Luar Negeri Indonesia
Kurs
valuta asing seing diartikan sebagai banyaknya nilai mata uang suatu negara
(Rupiah misalnya) yang harus dikorbankan/dikeluarkan untuk mendapatkan satu
unit mata uang asing (Dollar misalnya). Sehingga dengan kata lain, jika kita
gunakan contoh Rupiah dan Dollar, maka kurs valuta asing adalah nilai tukar
yang menggambrakan banyaknya Rupiah yang harus dikeluarkan untuk mendapat satu
unit Dollar dalam kurun waktu tertentu. Masalah kurs valuta asing mulai muncul
ketika transaksi ekonomi sudah melibatkan dua negara (mata uang) atau lebih,
tentunya sebagai alat untuk menjembatani perbedaan mata uang di masing-masing
negara.
Depresiai
adalah turunnya nilai tukar Rupiah terhadap mata u8ang asing (Dollar). Apresiasi
adalah kebalikan dari depresiasinya rupiah. Dengan demikian jika Rupiah
mengalami depresiasi (mengalami penurunan nilai) maka mata uang Dollar akan
Apresiasi.
Spot Rate,
adalah nilai tukar yang masa berlakunya hanya dalam waktu 2 x 24 jam saja.
Sehingga jika sudah melewati batas waktu di atas maka nilai tukar tersebut sudah
tidak berlaku lagi.
Sulit
untuk mendapatkan informasi kapan pertama kali dan dengan nilai berapa dollar
dihargai dengan mata uang rupiah. Lepas dari semua itu, perubahan kurs suatu
mata uang terhadap mata uang lainnya secara prinsip hanya disebabkan karena
adanya perubahan kekuatan permintaan dan penwaran terhadapa mata uang asing
yang akan dipertukarkan, yang sebenarnya identik dengan kekuataan permintaan
dan penawaran akan komoditi yang diperdagangkan.
Perubahan
permintaan dan penawaran pada proses selanjutnya dapat mengakibatkan mata uang
di dalam negeri (rupiah) mengalami penurunan nilai / Apresiasi, dan dapat juga
mengalami kenaikan nilai / Depresiasi, kedua hal tersebut tergantung dari
sebab-sebab perubahan permintaan-penawaran valuta asing tersebut. Adapun
sebab-sebab perubahan tersebut diantaranya :
a. Perubahan selera masyarakat terhadap
komditi luar negeri
Semakin banyak
masyarakat Indonesia menyukai dan membutuhkan barang luar negeri, maka
kebutuhan akan mata uang asing ($) akan
semakin banyak pula untuk mendapatkan barang luar tersebut. karena permintaan
semakin banyak, secara grafik, kurva permintaan akan dollar akan bergeser ke
kanan dari keseimbangannya. Akabitnya nilai rupiah mengalami penurunan, atau
semakin banyak rupiah yang harus dikorbankan untuk mendapatkan 1 unit $.
b. Perubahan iklim investasi dan tingkat bunga
Perubahan iklim
investasi yang semakin aman dan menarik (PP No. 22 1995 misalnya) dapat
menyebabkan arus modal asing makin banyak yang masuk, yang berarti penawaran
modal asing berupa dollar meningkat.peristiwa ini akan mengakibatkan kurva
penawaran dari dollar akan bergeser ke kanan (naik).
c. Perubahan tingkat inflasi
Inflasi yang
tinggi dapat menyebabkan komditi eksport kita kurang dapat bersaing di pasaran
dunia, karena dengan adanya inflasi yang tinggi harga ekspor akan terasa lebih
mahal. Akibatnya jarang yang mau membeli produk eksport. Hal ini identik dengan
menurunnya penawaran dollar untuk membeli eksport tersebut.
d. Iklim investasi
Prospek dan
iklim investasi yang menarik (aman dan tingkat penghasilan yang tinggi) di
Indonesia akan turut memppengaruhi banyak tidaknya penawaran dollar ke
Indonesia. Semakin menarik maka nilai rupiah akan semakin tinggi (apresiasi).
Masih banyak
faktor lain yang dapat menyebabkan rupiah depresiasi atau sebaliknya. Namun
yang jelas kurs (nilai tukar) yang saat ini berlaku adalah sudah mencerminkan
keseimbangan pasar, artinya kurs itulah yang menggambarkan kenyataan
perekonomian suatu negara saat ini.
http://oeyyulia.blogspot.com/2011/04/peran-sektor-luar-negeri-pada.html
http://wikipedia.com/
http://syarif89.wordpress.com/2011/04/26/tugas-5/
Langganan:
Postingan (Atom)